Waspada Penipuan, Oknum Catut Nama dan Foto Ketua PWI Kota Jambi

Untuluntul.com – Sejumlah pihak dilaporkan menerima pesan WhatsApp mencurigakan dari seseorang yang menggunakan nama, foto, dan nomor telepon yang mengatasnamakan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Irwansyah.

Modus tersebut terungkap setelah beberapa penerima pesan melakukan konfirmasi langsung kepada pengurus PWI Kota Jambi. Dari hasil klarifikasi, dipastikan bahwa akun WhatsApp tersebut bukan milik Irwansyah dan merupakan upaya penipuan.

BACA JUGA :  PetroChina Jabung Ltd Salurkan Bantuan untuk Musholla Al Ijtihad di Tanjab Timur

Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang beredar, pelaku menggunakan foto profil Irwansyah serta nomor WhatsApp +62 821-1393-3385, dan menyisipkan istilah-istilah yang berkaitan dengan urusan pemerintahan serta pengelolaan aset guna menimbulkan kesan resmi dan terpercaya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Kota Jambi, Irwansyah, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan nomor tersebut untuk menghubungi pihak mana pun.

BACA JUGA :  Komisi I DPRD Jambi: Tantangan Disinformasi di Daerah Serius, Perlu Model Penanganan seperti DKI dan Jabar

“Hati-hati jika ada yang mengaku menggunakan foto profil dan nama saya. Saya pastikan itu bukan saya,” tegas Irwansyah.

Ia juga menegaskan bahwa segala bentuk permintaan uang yang mengatasnamakan dirinya maupun organisasi PWI adalah penipuan dan tidak berkaitan dengan aktivitas pribadi maupun kelembagaan.

“Jika ada yang meminta sejumlah uang, jangan ditanggapi. Itu jelas bukan saya,” ujarnya.

BACA JUGA :  Operasi Tipidter Polda Jambi Berhasil Gagalkan Pengangkutan BBM Ilegal

Irwansyah mengimbau masyarakat, khususnya mitra kerja dan instansi pemerintahan, agar tidak mudah percaya terhadap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan dirinya maupun organisasi PWI tanpa melakukan konfirmasi langsung.

PWI Kota Jambi juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menerima pesan serupa, guna mencegah jatuhnya korban serta penyalahgunaan identitas di media sosial. (*)