Kalapas Jambi Intruksikan Jajaran Telusuri Dugaan Video Napi Gunakan Narkoba dan Razia Blok Hingga Tes Urine

Untuluntul.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jambi Syahroni Ali gerak cepat menanggapi adanya video yang beredar di media sosial yang diduga narapidana menggunakan narkotika jenis sabu di dalam blok hunian Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Jambi.

Syahroni Ali menginstruksikan jajaran untuk mencari kebenaran dengan melakukan pengecekan memastikan video yang beredar tersebut dan tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Lapas agar tetap kondusif.

Langkah yang diambil Kalapas Jambi diantaranya adalah melakukan penggeledahan secara menyeluruh di blok-blok yang atau kamar yang diduga menjadi lokasi aktivitas yang ada dalam video tersebut.

BACA JUGA :  Wagub Sani Tutup MTQ ke-54 Provinsi Jambi: Tekankan Penguatan Syiar Al-Qura'n dan Pembangunan Berkarakter

Kalapas Kelas IIA Jambi Syahroni Ali menjelaskan bahwa setelah dilakukan penggeledahan secara menyeluruh dan dilakukan pendataan terhadap para penghuni blok dengan hasil awal ditemukan dua unit handphone di dalam kamar yang diduga milik warga binaan.

“Kami juga melakukan pemeriksaan dan penggeledahan menyeluruh di Blok Hunian A2 yang merupakan Napi Narkoba sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan hasil petugas tidak menemukan barang bukti narkotika ataupun alat hisap,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

BACA JUGA :  Bantu Korban Bencana Aceh, Korem 042/Gapu Kirim Logistik dari Jambi

Tidak sampai di situ saja, dari hasil penggeledahan petugas menemukan dan mengamankan sebanyak 15 unit handphone dan nantinya akan dilakukan pemeriksaan serta klarifikasi terhadap Napi penghuni kamar dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Kalapas menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara belum bisa dipastikan adanya penyalahgunaan narkoba yang ditampilkan dalam video yang beredar tersebut.

BACA JUGA :  Hesti Haris Lantik Pengurus NURPUJI 2025–2028, Tekankan Peran Strategis Perempuan

“Kita memastikan proses pendalaman terus berjalan dan berkomitmen untuk transparan jika adanya temuan di Lapas,” lanjutnya.

Syahroni Ali menegaskan pihaknya akan melaksanakan tes urine secara menyeluruh terhadap Warga Binaan serta para petugas Lapas, dan nantinya kita bekerja sama dengan instansi terkait untuk pelaksanaannya.

“Kita memastikan akan menindak tegas jika ditemukan adanya pelanggaran hukum apalagi penyalahgunaan narkotika,” tegasnya. (*)