Untuluntul.com – Syufrayogi Syaiful, S.IP., M.H. resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode 2026–2031 melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel Masa Kini, Kuala Tungkal, Jumat (30/1/2026).
Pemilihan berlangsung demokratis, tertib, dan kondusif sesuai mekanisme organisasi Partai Golkar. Syufrayogi meraih dukungan mayoritas peserta Musda dan pemilik suara, sehingga dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Tanjung Jabung Barat lima tahun ke depan.
Dalam sambutan perdananya, Syufrayogi menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan soliditas kader, serta memperluas kehadiran Partai Golkar di tengah masyarakat.
“Ke depan, Partai Golkar Tanjung Jabung Barat harus semakin solid, kuat, dan hadir di tengah masyarakat. Kita memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan Golkar memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Syufrayogi.
Ia menekankan loyalitas kader sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan partai. Menurutnya, loyalitas harus tertanam di seluruh struktur kepengurusan, mulai dari tingkat kabupaten hingga kelurahan dan desa.
“Saya berkomitmen menegakkan loyalitas kader di semua tingkatan. Loyalitas kepada partai adalah fondasi untuk membangun kekuatan politik yang solid dan berkelanjutan,” tegasnya.
Syufrayogi juga mengajak seluruh kader untuk meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses Musda dan kembali bersatu dalam satu barisan demi membesarkan partai.
“Tidak ada lagi kubu-kubuan. Yang ada hanyalah satu tujuan, yaitu membesarkan Partai Golkar dan mengabdi kepada masyarakat Tanjung Jabung Barat,” katanya.
Ia menambahkan, Partai Golkar harus menjadi rumah besar yang inklusif bagi seluruh kader, sekaligus menjadi saluran aspirasi masyarakat melalui kerja-kerja politik yang terukur dan berkelanjutan.
Musda XI DPD Partai Golkar Tanjung Jabung Barat ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penguatan organisasi, sekaligus mempertegas peran Golkar dalam mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*)












