Menuju PON Bela Diri Sulsel, Atlet Jambi Jalani Pemeriksaan Medis

Untuluntul.com – Sebanyak 168 atlet Provinsi Jambi menjalani tes kesehatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang akan digelar di Sulawesi Selatan pada Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik para atlet dalam keadaan prima menjelang kompetisi nasional tersebut.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi Mat Sanusi mengatakan, tes kesehatan menjadi salah satu tahapan penting dalam mendukung kesiapan atlet agar mampu tampil maksimal di arena pertandingan.

BACA JUGA :  Malam Takbiran, Gubernur Jambi Al Haris Sambangi Pasien RSUD Raden Mattaher

“Dengan persiapan yang matang, termasuk pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, kami optimistis atlet-atlet Jambi mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di PON Bela Diri 2026,” ujar Mat Sanusi, Kamis (30/1/2026).

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim medis yang dipimpin dr. Mefi dengan sejumlah rangkaian tes dasar. Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pemeriksaan kadar gula darah, tes nikotin, serta pengukuran lingkar perut.

BACA JUGA :  Gelar Pelatihan Safety Riding, Sinsen Ajak Masyarakat Tingkatkan Keselamatan Berkendara

Selain pemeriksaan fisik, tim medis juga memberikan edukasi kepada para atlet terkait pentingnya menjaga pola hidup sehat selama masa persiapan.

“Atlet diimbau untuk menjaga pola makan, mencukupi waktu istirahat, serta mengatur beban latihan agar daya tahan tubuh tetap terjaga,” kata dr. Mefi.

Adapun cabang olahraga yang mengikuti tes kesehatan ini meliputi Anggar, IBCA MMA, Muaythai, Tinju, Kickboxing, dan Kurash. Seluruh atlet dijadwalkan menjalani program latihan intensif menuju PON Bela Diri 2026.

BACA JUGA :  Kalapas Jambi Intruksikan Jajaran Telusuri Dugaan Video Napi Gunakan Narkoba dan Razia Blok Hingga Tes Urine

Melalui pemeriksaan ini, KONI Jambi berharap para atlet dapat menjalani persiapan secara optimal serta meminimalkan risiko cedera dan gangguan kesehatan selama masa latihan hingga pelaksanaan pertandingan. (Ans)