Kapolresta Jambi Dorong Penyelesaian Konflik Sekolah Lewat Musyawarah

U2.com – Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar menyampaikan keprihatinannya atas insiden pertikaian yang melibatkan seorang guru dan murid di salah satu sekolah di Provinsi Jambi beberapa hari lalu. Peristiwa tersebut dinilai bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan dan menjadi perhatian bersama agar tidak kembali terulang.

Kapolresta menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar. Menurutnya, terciptanya lingkungan pendidikan yang harmonis memerlukan peran aktif seluruh pihak, baik tenaga pendidik maupun peserta didik.

BACA JUGA :  Stadion Swarna Bhumi Jambi Dipuji PSSI, Berpeluang Jadi Venue Timnas

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Dunia pendidikan harus terbebas dari konflik yang berujung pada tindakan yang tidak diinginkan. Setiap persoalan seharusnya diselesaikan melalui dialog dan musyawarah,” ujar Boy Sutan Binanga Siregar, Jumat (17/1/2026).

Sebagai langkah pencegahan, Polresta Jambi menyatakan siap melakukan pendekatan dan penyampaian imbauan langsung ke sekolah-sekolah di wilayah hukumnya. Upaya tersebut difokuskan pada pencegahan kekerasan, pengendalian emosi, serta penguatan komunikasi antara guru, murid, dan pihak sekolah.

BACA JUGA :  KONI Jambi Matangkan Strategi dan Seleksi Atlet Jelang PON Bela Diri 2026

Kapolresta juga menekankan pentingnya peran guru sebagai pendidik sekaligus teladan bagi siswa. Di sisi lain, siswa diharapkan tetap menjunjung tinggi sikap hormat kepada tenaga pendidik dalam lingkungan sekolah.

Ia berharap setiap permasalahan yang muncul dapat diselesaikan melalui mekanisme internal sekolah dengan melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk orang tua dan dinas pendidikan.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah, orang tua, serta dinas pendidikan untuk memberikan edukasi dan penguatan karakter, baik kepada guru maupun siswa,” tambahnya.

BACA JUGA :  Viral Isu Penggelapan Dana Tiket, Manajemen SINGPHORIA Tegaskan Fifi Silviana Bukan Pelaku

Selain itu, Kapolresta Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kondusivitas lingkungan pendidikan. Menurutnya, sinergi antara sekolah, keluarga, dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berakhlak.

Pihak kepolisian berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, sehingga aktivitas pendidikan, khususnya di Kota Jambi, dapat berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. (Red)