Enam Hari Pengerjaan, Jalan di Desa Tri Mulya Jaya Diperbaiki Bertahap

Untuluntul.com  – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Peralatan dan Pembekalan (Alkal) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi mulai melakukan pemeliharaan ruas jalan kabupaten di Desa Tri Mulya Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan menjaga fungsi jalan sebagai akses utama aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Pemeliharaan dilakukan pada ruas jalan dari perbatasan Desa Tri Mulya Jaya dengan Desa Petaling Jaya hingga perbatasan Desa Ladang Panjang. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk meratakan permukaan jalan serta memadatkan material yang sebelumnya mengalami kerusakan ringan akibat faktor cuaca.

Pantauan di lapangan menunjukkan sedikitnya tiga unit alat berat milik Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi diterjunkan, yakni satu unit motor grader, satu unit vibratory roller, serta satu unit tractor-loader-backhoe (TLB). Ketiga alat tersebut digunakan untuk memastikan kepadatan dan kestabilan badan jalan.

BACA JUGA :  Hesti Haris Lantik Pengurus NURPUJI 2025–2028, Tekankan Peran Strategis Perempuan

Kepala Desa Tri Mulya Jaya, M. Nuryasin, mengapresiasi pelaksanaan Program Alkal yang dinilainya sangat membantu masyarakat dalam memperbaiki kondisi infrastruktur desa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno atas pelaksanaan Program Alkal di Desa Tri Mulya Jaya. Semoga jalan poros desa ini menjadi lebih layak dilalui. Pengerjaan direncanakan berlangsung selama enam hari,” ujar Nuryasin.

Ia berharap, ke depan ruas jalan tersebut dapat ditingkatkan menjadi jalan rabat beton atau pengerasan permanen agar lebih tahan lama.

BACA JUGA :  Hj. Hesti Haris Dorong BKMT Jadi Penggerak Dakwah dan Sosial di Daerah

“Semoga pada tahun-tahun berikutnya jalan ini bisa ditingkatkan menjadi rabat beton atau pengerasan yang lebih baik, sehingga dapat menunjang aktivitas warga secara maksimal,” katanya.

Selain itu, Nuryasin menjelaskan, perbaikan jalan lingkungan desa juga dilakukan secara swadaya melalui dukungan masyarakat dan Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Mandiri.

“Perbaikan jalan lingkungan kami lakukan dengan bantuan alat dari pemerintah, sementara biaya operasional berasal dari sumbangan masyarakat melalui KUD Karya Mandiri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tri Mulya Jaya, Imam Baidowi, menilai Program Alkal mampu memperkuat konektivitas antarwilayah serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

BACA JUGA :  Hesti Haris: PKK Siap Jadi “Serdadu” Pembinaan Umat Hingga ke Akar Rumput

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Namun, kami juga meminta pemerintah desa untuk mensosialisasikan pembatasan muatan kendaraan sesuai ketentuan, agar kondisi jalan dapat bertahan lebih lama,” tegas Imam.

Ia menambahkan, pembatasan angkutan, baik hasil pertanian maupun perkebunan, perlu diterapkan guna mencegah kerusakan jalan akibat beban berlebih.

Sebagai bentuk dukungan, KUD Karya Mandiri turut menyediakan konsumsi bagi para pekerja selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, PT BGR memberikan bantuan empat unit armada dump truk beserta bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung kelancaran pekerjaan. (Ans)