DPRD Provinsi Jambi Nilai Efisiensi RSUD Raden Mattaher Sentuh Layanan Dasar

Untuluntul.com – Kebijakan penghematan anggaran yang diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Jambi. Efisiensi tersebut dinilai menyentuh aspek krusial pelayanan kesehatan dan berisiko mengganggu keselamatan tenaga medis maupun pasien.

Sorotan itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohd. Rendra Ramadhan Usman, saat rapat paripurna DPRD yang turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Senin (26/1/2026).

BACA JUGA :  Irwasda Polda Jambi Hadiri Peresmian SPPG Terpencil Jambi Bersama Kepala BGN

Rendra mengungkapkan hasil peninjauan yang dilakukannya ke RSUD Raden Mattaher. Dari kunjungan tersebut, ia menerima keluhan langsung dari tenaga kesehatan terkait keterbatasan alat pelindung diri (APD), terutama sarung tangan medis atau handscoon, akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Saya baru saja dari RSUD Raden Mattaher. Tenaga kesehatannya menyampaikan bahwa handscoon juga terkena efisiensi. Bahkan, ada yang mengambil darah tanpa menggunakan handscoon. Ini jelas sangat berbahaya bagi nakes dan pasien,” kata Rendra.

BACA JUGA :  Komisi I DPRD Pelajari Cara Negara Hadir dalam Keterbukaan Informasi

Menurutnya, penghematan anggaran seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan prioritas layanan. Ia menegaskan bahwa perlengkapan dasar medis merupakan standar wajib yang tidak boleh dikurangi karena berkaitan langsung dengan keselamatan kerja dan mutu pelayanan.

“Kalau memang dilakukan efisiensi, jangan kebutuhan yang sifatnya mendasar seperti ini yang dipangkas,” ujarnya.

Rendra juga mengingatkan bahwa dampak efisiensi anggaran dikhawatirkan tidak hanya terjadi pada ketersediaan APD. Ia menilai ada potensi berkurangnya pasokan obat-obatan dan perlengkapan medis lain yang dibutuhkan dalam pelayanan pasien.

BACA JUGA :  Ditlantas Polda Jambi Tegaskan Penolakan Registrasi Kendaraan yang Terkait dengan Tindak Kejahatan

Untuk itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Jambi mengevaluasi secara menyeluruh kebijakan efisiensi anggaran di RSUD Raden Mattaher agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal dan sesuai standar keselamatan. (adv)